Beranda > Puisi > Hampir

Hampir

Jika namamu selalu menghiasi bibirku,
Jika wajahmu terus terlukis dipelupukku,
Dan jika tubuhmu tak henti-henti tergambar molek dibenakku;
Apa lagi kalau bukan cinta yang kurasa?
Kau tumbuh dalam taman hatiku dan berkembang seiring tarikan nafasku.
Meskipun begitu, kau bukan segalanya bagiku, tapi hampir.

Yogyakarta, 22-05-09

Kategori:Puisi Tag:, , , ,
  1. 06/05/2010 pukul 14:09

    idih………….dalem bangoooooooooooooooooooot!!!!!!!!!!!!!

  2. 06/05/2010 pukul 19:39

    tapi ia selalu menuntut segalanya. sampai tak ada yang tersisa dari diri qta.
    😦

  3. iin syah
    12/05/2010 pukul 13:35

    hampir,………….
    akhir yang hampir…
    ugh, aku terlena, hampir.

  4. 18/05/2010 pukul 17:06

    apakah akhir yang hampir itu???

    thx ya telah berkunjung..😀

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: