Beranda > Puisi > Dreng… Digdug

Dreng… Digdug

Dari jauh terdengar sayup-sayup suara genderang bertalu
Dreng….. Dreng….. Dreng….. Dreng….. Dreng…..
Hati yang telah lama tertidur tiba-tiba bangun
Menanggalkan sedu sedan tangis putus asa yang pernah menyelimutuinya
Digdug….. Digdug….. Digdug….. Digdug…..
Dari jauh suara genderang bertalu itu terdengar makin ingar-bingar
Dreng….. Dreng….. Dreng….. Dreng….. Dreng…..
Hati bergetar mengangkat senjata meneriakkan kata “seraaaaaaang……!”
Digdug….. Digdug….. Digdug….. Digdug…..
Semakin kencang ia berlari
Digdug….. Digdug….. Digdug….. Digdug…..
Semakin jauh yang ditempuhnya
Digdug….. Digdug….. Digdug….. Digdug…..
Semakit mantap ia memegang senjatanya
Digdug….. Digdug….. Digdug….. Digdug…..
Sekali lagi ia berteriak
“aku takkan menyerah…. kan ku genggam erat mimpi-mimpiku sampai fajar menyambutku!!”
kala itu ku katakan padamu “inilah awal kisah kita yang sebenarnya” sambil ku sandarkan kepalaku dipundakmu.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: