Beranda > Kataku, Renungan > Curhatku padamu; bapak:ibu

Curhatku padamu; bapak:ibu

Sejak kuhembuskan nafas pertamaku, kau ajari aku tentang nilai kepasrahan dan tanggung jawab lewat senandung adzan dan iqomahmu bapak, terima kasih…
Sejak kumenangis pertama kali kau ajari aku nilai cinta dan berbagi dengan dekapan dan kecupanmu ibu, terima kasih…

Aku selalu mengenang dan mengingatnya lewat cerita dan petuah yang kalian sampaikan padaku, bahkan kalian mengukuhkannya dengan mengantarku tuk berguru, terima kasih…

Dalam fajar perjalanan hidupku ini, aku selalu memegang kukuh ajaran itu bapak-ibu, meski aku tak selalu menceritakannya pada kalian, terima kasih kalian senantiasa mengingatkan hal itu selalu…

Namun, ada saat-saat orang lain mengujiku bapak-ibu, tak hanya sekadar berusaha membuatku lupa pada ajaran kalian yang dahulu, tapi lebih sadis berusaha memangkasnya hingga membuatku menjadi pribadi lain yang akupun hampir tak mengenalinya. Apa yang harus kupilih bapak-ibu?

Ah… Aku pasti tahu apa jawabnya, karena aku anak kalian…

Namun, biarkan aku memilih jawaban kalian yang lain, yang takkan pernah terucap dari bibir kesabaran kalian, aku telah memilihnya bapak-ibu, aku yakin kalian mengerti karena aku anak kalian…

kala kesabaran berdiam terus terusik, maka “pedang” perlu dipakai tuk membungkam!

Maaf ini pilihanku bapak-ibu, aku yakin kalian akan mengamini dalam bingkai doamu.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: